Ketika rasa nyaman dalam bermusik bertemu dengan kesepakatan bersama antar personel, membuat pergeseran genre tidak menjadi momok di tataran internal sebuah band. Hal itulah kini sedang dirasakan oleh d’Kross yang baru saja merilis album terbarunya berjudul Kembali Berpesta.
Kekompakkan memainkan lagu bergenre ska-punk di album paling gress itu disambut positif oleh para pecinta musik. Sejumlah single d’Kross di Kembali Berpesta mengingatkan akan kejayaan band dengan genre serupa di dunia musik. Sebut saja Sublime, Rancid dan NOFX, sukses memainkan jenis musik tersebut pada dekade 90-an dan melambungkan genre itu di industri musik.
Mengambil irisan diantara dua genre yakni Ska dan Punk juga bukanlah hal yang mudah. Namun, dKross yang selama ini banyak memainkan musik rock, sangat berhasil meramu keduanya menjadi lagu yang renyah untuk dinikmati.
Alhasil berbagai nomor dalam album itu seperti “Tamasya”, “Jones”, “Kembali Berpesta” menjadi lagu yang asyik dengan suasana pesta pora penuh keriangan tercipta di dalamnya.
Ada dua hal yang patut dicermati dari album baru d’Kross ini. Bisa dikata album ini unik sekaligus menekankan jati diri mereka sebagai band yang lahir dan besar di Kota Malang.
Pada enam track pertama album Kembali Berpesta merupakan karya gress berkat hasil kerja kreatif mereka. Nuansa musik dan lirik yang dibangun d’Kross benar-benar linier dengan suasana pesta, ceria, bahagia, dimana hal itu senada dengan cover album yang dibubuhi berbagai warna-warni kegembiraan dan keriangan.
Pada 5 track setelahnya, tercetus jelas posisi d’Kross di Bhumi Arema. Lagu “Malang Kota Subur”, “Arema e” hingga “Hymne d’Kross” menandakan semangat dan darah biru Arema masih mengalir di sanubari dan jiwa para personel band.
Album baru band yang digawangi Yokiwuz dan kawan-kawan ini patut diapresiasi. Pemilihan genrenya cukup tepat karena menampilkan sesuatu yang lebih segar dan easy listening. Band d’Kross bisa saja menjadi kelompok musik yang menandai lahirnya kembali ska-punk ditengah kepungan musik folk yang lagi digandrungi di Indonesia.
Musisi senior Noldy yang juga membantu dalam pengerjaan album d’Kross menilai, musik yang dibawakan band ini benar-benar jujur sehingga memiliki ruh tersedniri di dalamnya. (Hamzah)
Sumber: https://blog.gemusik.com/album-baru-dkross-dan-kebangkitan-ska-punk/
website: blog.gemusik.com

Komentar
Posting Komentar